Huawei Mate 40 Series Resmi Diperkenalkan Ditenagai Kirin 9000

Teknologi Handphone – Huawei akhirnya secara resmi telah memperkenalkan smartphone unggulan terbarunya seri Mate 40.

Huawei Resmi Meluncurkan Smartphone Flagship Mate Seriess, Ada tiga model yang diperkenalkan yakni Mate 40, Mate 40 Pro dan Mate 40 Pro Plus.

Mengikuti jejak sejumlah kompetiornya, Huawei akhirnya meluncurkan smartphone unggulan terbarunya, seri Mate 40 secara online (live streaming) yang disiarkan melalui kanal resmi Huawei, Hal ini karena pandemi COVID-19 yang belum selesai secara menyeluruh.

Seperti pendahulunya, ada tiga model Mate 40 yang diperkenalkan oleh Huawei, yakni Mate 40, Mate 40 Pro, dan Mate 40 Pro Plus, Tidak hanya menawarkan desain yang menarik, keempat model tersebut juga datang dengan spesifikasi hardware yang lebih bertenaga.

Huawei Mate 40 :

Bisa dikatakan, Huawei Mate 40 adalah model entry level dalam seri Mate 40 terbaru. Meski begitu, perangakat ini masih dibekali dengan dukungan hardware yang mumpuni. Layarnya berukuran 6,5 inci, Lebih datar dan lebih kecil dengan kurva 68 derajat, Resolusinya adalah FullHD+ alias 2.376 x 1.080 piksel.

Daya tarik lainnya yang diawarkan di sektor tampilan, Mate 40 datang dengan refresh rate 90Hz, touch sampling 240Hz, dan yang terpenting layarnya masih menggunakan panel OLED, Smartphone ini juga memiliki sebuah punch-hole yang menampung kamera depan lensa wide 13 MP dengan aperture f/2.4.

Sementara itu, di bagian belakang Huawei menyematkan pengaturan tiga kamera tanpa periskop, Kamera utamanya memiliki sensor 50 MP f/1.9 dengan sensor terbesar yang saat ini ada di pasaran, Unit kamera lainnya adalah lensa ultra-wide 16 MP f/2.2 dan lensa telefoto 8 MP f/2.4.

Untuk dapur pacunya, Mate 40 telah disuntikkan chipset Kirin 9000E dengan CPU Octa-core dan dukungan GPU 22-core hingga 24 core seperti yang ada pada Kirin 9000. NPU dengan satu Big Core hingga Dual Big Core 9000 dan RAM mencapai 8 GB.

Huawei hanya membekali Mate 40 dengan baterai berkapasitas 4.200 mAh dan dukungan pengisian cepat 40W via kabel, Bagi konsumen yang tertarik membeli smartphone ini sepertinya akan sedikit kecewa, Pasalnya Huawei tidak membekali Mate 40 dengan pengisian nirkabel alias wireless charging.

Huawei sendiri tidak menginformasikan kapan smartphone ini akan tersedia dipasaran, Namun Huawei sudah mengumumkan bahwa Mate 40 akan dijual dengan harga € 899 atau sekitar Rp15,5 juta. Kapasitas penyimpanan internal yang diawarkan hanya satu varian, yakni 128 GB.

Huawei Mate 40 Pro :

Sebelum masuk ke dalam desain dan spesifikasi, mari kita lihat dukungan kamera yang ada pada bodi Mate 40 Pro. Smartphone ini sudah memiliki sensor utama berukuran 1/1,28 inci dan resolusi 50 MP dengan tetap mempertahankan autofokus omnidirectional, lensa f/1.9 dengan optical image stabilization (OIS).

Dalam presentasinya, Huawei juga menegaskan bahwa ukuran pikselnya juga telah ditingkatkan menjadi 1,22 um, yang artinya dua kali lipat saat binning diaktifkan. Selain itu, dukungan Laser Autofocus System memungkinkan penguncian fokus yang cepat dan akurat.

Juga dikatakan, kamera utamanya mampu merekam video 4K pada 60fps serta video slo-mo pada resolusi 1080p dan 480 fps. Dan pengguna juga bisa menghentikan waktu secara praktis dengan mode 3.840 fps, yang merekam pada resolusi 720p.

Tak kalah menarik adalah dukungan kamera depan yang disematkan oleh Huawei ke dalam Mate 40 Pro. Huawei sesumbar bahwa kamera depannya itu juga cukup mahir dalam pengambilan video, dapat melakukan perekaman video 4K pada 60fps dan slow-mo FullHD pada 240fps.

Kamera Cine generasi kedua telah dilengkapi dengan sensor 20 MP dan lensa sudut ultra-wide f/1.8. Ini adalah kamera seluler pertama di dunia yang menampilkan lensa free form, yang diklaim oleh Huawei mampu mengurangi karakteristik distorsi yang biasanya dihasilkan oleh lensa ultra-wide.

Huawei membawa kembali lensa periskop 125 mm di depan sensor 12 MP. Ini menawarkan pembesaran 5x dari kamera utama dan merupakan peningkatan yang signifikan dari kamera 8 MP dengan 3x zoom yang ditemukan pada Mate 30 Pro. Kamera ini memiliki aperture f/3.4 dan OIS, seperti yang ada pada Huawei P40 Pro.

Huawei Mate 40 Pro Plus :

Berbeda dengan Mate 40 Pro, untuk model Mate 40 Pro Plus, Huawei membekalinya dengan lensa periskop yang memiliki kemampuan zoom optik hingga 10x. Modul ini memiliki sensor 8 MP dan aperture f/4.4, mirip dengan yang ada pada Huawei P40 Pro Plus.

Dan lensa tersebut tidak sendirian, karena Huawei juga menyematkan kamera 12 MP untuk zoom jarak menengah, yang menawarkan pembesaran hingga 3x. Kedua modul zoom ini juga sudah dibekali dengan fitur OIS. Baik Mate 40 Pro maupun Mate 40 Pro Plus, keduanya punya kamera depan 13 MP yang digabungkan dengan sensor kedalaman.

Ya! Huawei menjabarkan bahwa sensor kedalaman yang bersanding dengan kamera depan 13 MP itu mampu mendeteksi gerakan tangan untuk mengontrol antarmuka EMUI 11, selain melayani tugas untuk face unlock. Mate 40 Pro dan Mate 40 Pro Plus juga sudah dilengkapi pembaca sidik jari yang terpasang di layar.

Layar OLED 6,76 inci merupakan lompatan dari panel 6,53 inci yang ada pada pendahulunya yang meluncur di tahun 2019 lalu. Resolusinya telah ditingkatkan menjadi 1.344 x 2.772 piksel, membuat gambar lebih tajam. Sisi layarnya sangat melengkung, bertemu dengan dinding samping pada sudut 88 derajat.

Meskipun memiliki kurva layar lengkungan yang begitu ekstrim, Huawei masih menyelipkan kontrol perangkat keras, yakni tombol daya dan volume dalam bentuk fisik. Bagi konsumen yang enggan menggunakan tombol fisik tersebut, Huawei juga masih menyediakan tombol yang sama dalam bentuk virtual.

Refresh rate diatur ke 90Hz, tetapi meningkat daripada seri-P dengan rate touch sampling 240Hz. Pengalaman multimedia semakin ditingkatkan berkat speaker stereo, yakni kombinasi audio 3D dan getaran dari motor linier membuat pengalaman lebih imersif.

Bagian catu daya juga mendapat peningkatan besar, tetapi bukan dalam hal kapasitas. Ya! Mate 40 Pro dan Mate 40 Pro+ masih dibekali baterai berkapasitas 4.400 mAh. Peningkatannya ada pada sektor pengisian cepat yang dimuat. Jika konsumen mengisi ulang baterai via kabel USB-C, dayanya bisa mencapai 66W.

Jika duo Pro ini diisi dayanya menggunakan fitur wireless charging bisa mencapai 50W, lebih cepat dari Mate 30 Pro dan P40 Pro yang diisi dayanya melalui kabel. Mate 40 Pro dan Mate 40 Pro+ juga masih dibekali dengan fitur reverse wireless charging.

Berbeda dengan Mate 40, untuk model Pro dan Pro Plus, Huawei membekalinya dengan chipset Kirin 9000. Ini adalah chipset terbaru dari Huawei yang dikembangkan dengan fabrikasi 5nm dan memiliki empat inti Cortex-A77, salah satunya punya clock speed 3,13 GHz, dan empat inti Cortex-A55 serta GPU Mali-G78 dengan 24 core.

Ada juga modem 5G terintegrasi. Konektivitas lainnya adalah Wi-Fi 6+ yang dapat menyerap bandwidth 160 MHz, atau artinya punya kecepatan transfer hingga 2,4 Gbps. Seri Mate 40 juga mendukung stylus Huawei M Pen 2 yang terbaru.

Ada juga dukungan gesture, cara alternatif untuk mengontrol user interface. Jika mengerakkan tangan ke kiri/kanan, pengguna bisa memanfaatkannya untuk melihat sejumlah foto di galeri. Gerakan ke atas/bawah, untuk membalik halaman ebook. Fitur gestur ini juga berguna untuk menjawab panggilan atau mengontrol pemutar musik .

Untuk Harga dan Warna Huawei Mate 40 Series :

Huawei juga sudah meningkatkan fitur Multi-screen Collaboration, yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan aplikasi dari smartphone ke PC. Mate 40 Pro tersedia dalam pilihan warna Mystic Silver, White, Black, Green dan Yellow. Sementara, Mate 40 Pro+ yang menggnakan bahan keramik tersedia dalam warna White dan Black.

Di Eropa, Huawei Mate 40 dengan RAM 8GB/128GB dijual 899 Euro (Rp15,7 juta). Untuk Mate 40 Pro dibanderol 1.199 Euro (Rp20,9 juta) dengan RAM 8GB/256GB.

Sedangkan Huawei Mate 40 Pro Plus dengan RAM 12GB/256GB dijual 1.399 Euro (24,4 juta). Edisi terakhir, Huawei Mate 40 RS Porsche RAM 12GB/512GB seharga 2.300 Euro (Rp39,8 juta).

Huawei Mate 40 RS Porsche :