Nissan dan Honda Menolak Untuk Di Gabungkan

Nissan dan Honda Menolak Untuk Di Gabungkan

Teknologi Mobil – Pemerintahan Jepang ingin mengabungkan dua perusahaan raksasa yaitu Honda dan Nissan.Nissan dan Honda Menolak Untuk Di Gabungkan

Pemerintah Jepang sempat membuka suara untuk kedua perusahaan Otomotif yaitu Honda dan Nissan, Tetapi kedua perusahaan itu menolak untuk digabungkan menjadi satu perusahaan (merger).

Tida sumber yang mengetahui permasalahan tersebut, menurut Autocar baru-baru ini membeberkan kepada Financial Times bahwa pemerintah Negeri Sakura khawatir terhadap Posisi Nissa di aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi.

Mereka cemas hubungan tidak harmonis antara Nissan dengan Renault yang memuncak, Pasca penangkapan Carlos Ghosn suatu waktu akan membuat Nissan kesulitan dan kolaps.

Padahal Nissan merupakan pabrikan otomotif terbesar kedua Jepang, Jika itu terjadi perekonomian negara tersebut sangat dirugikan, usul menyatukan Nissan-Honda pun datang dari penasihat mentri Shinzo Abem Apalagi Honda adalah salah satu pabrikan jepang yang belum menjalin keterikatan finansial atau aliansi dengan pabrikan otomotif lain.

Pejabat pemerintah lalu mengajukan ide itu kepada kedua pabrikan pada akhir tahun 2019, Namun proyek ambisius ini konon ditolak mentah-mentah baik Nissan maupun Honda, Bahkan sebelum mencapai pembahasan di level board of director.

Honda menetang dengan menjadikan struktur kapital Nissan – Renault yang kompleks sebagai alasan, Nissan di sisi lain kontra dengan wawancara merger dengan Honda karena lebih memilih untuk membuat aliansi mereka dengan Renault plus Mitsubishi kembali berjalan di trek yang tepat.Nissan dan Honda Menolak Untuk Di Gabungkan

Laporan Financial Times juga menyebut alasan -alasan struktur lain di balik penolakan merger, Di antaranya adalah desain unik mobil-mobil honda yang membuatnya sulit berbagi platform dengan model-model Nissan maupun partner-partner mereka saat ini.

Bisis model keduanya pun berbecda, Inti dari bisnis Nissan adalah produksi dan penjualan kendara roda empat, Sementara itu, bisnis paling vital Honda justru bukan di sektor mobil, melainkan sepeda motor.

Mereka juga memiliki diversifikasi bisnis yang beragam mulai dari perangkat pembangkit tenaga listrik, alat-alat perkebunan, sampai pesawat jet, Kedua pabrikan, ketika dimintai konfirmasi mengenai laporan tersebut, menolak berkomentar. Demikian pula dengan Kantor Perdana Menteri.

Saat ini, di industri otomotif, semakin banyak pabrikan yang menyatukan kekuatan untuk mengukuhkan posisi di pasar global yang makin sulit serta ketat.

Kolaborasi terkini dilakukan oleh PSA Group dengan Fiat Chrysler yang sepakat untuk merger dan menciptakan pabrikan mobil keempat terbesar di dunia bernama Stellantis.

Ford dan Volkswagen (VW) pun telah rampung membicarakan soal aliansi global, Mereka bakal bekerja sama soal mobil listrik, mobil-mobil pikap, van serta teknologi otonom.