Honda Tekor Hampir Rp 1.3 Triliun Demi Selesaikan Masalah Ini

Teknologi Mobil – Honda Motor Company telah rela mengeluarkan dana $ 85 juta atau sekitar Rp 1.247 triliun karena masalah inflator airbag Takata.Honda Tekor Hampir Rp 1.3 Triliun Demi Selesaikan Masalah Ini

Inflator airbag Takata memang menjadi biang kerok bagi banyak pabrikan mobil. Menurut data National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau administrasi keselamatan lalu lintas jalan raya AS, malfungsi alat tersebut mengakibatkan 25 kematian dan hampir 300 orang cedera.

Recall besar-besaran telah dilakukan oleh banyak pabrikan mobil untuk memperbaiki alat yang telah terinstal sebanyak 60 juta unit pada 40 juta mobil di Negeri Paman Sam. Sementara di seluruh dunia, recall karena Takata terjadi pada 100 juta inflator. 19 pabrikan mobil termasuk Honda terkait dengan masalah ini.

Honda sendiri dikabarkan telah setuju untuk membayar Rp 1.247 triliun yang digunakan sebagai biaya penyelidikan oleh sebagian besar negara bagian di Amerika Serikat (AS) atas penggunaan inflator airbag Takata. Dan ini belum termasuk berapa biaya yang harus dirogoh oleh pabrikan mobil lainnya.

Honda juga mengatakan akan menarik tambahan sekitar 2.7 juta produknya untuk mobil dengan inflator Takata yang berumur lebih tua. Akan berlaku untuk wilayah Amerika Utara yang mencakup mobil Honda dan Acura dari model tahun 1996 hingga 2003.Honda Tekor Hampir Rp 1.3 Triliun Demi Selesaikan Masalah Ini

Sejak 2008, Honda telah melakukan recall 13 juta kendaraan di Amerika Serikat dan telah mengganti lebih dari 16 juta inflator. Selama priode recall, ada satu kasus pecahnya inflator yang mengakibatkan kecelakaan dan korban cedera di negara bagian Texas.

Di Indonesia, Honda telah melakukan recall karena masalah ini sejak 2013 yang melibatkan 606 ribu mobil. Dan pada Oktober 2019, mereka melaporkan telah mengganti 362.854 unit atau telah mecapai 60 persen dari total mobil yang terdampak.

PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan model-model yang terkait recall karena masalah ini terdiri atas Honda Civic (produksi 2001 – 2011), Honda Stream (2002 – 2006), Honda CR-V (2002 – 2012), Honda Accord (2003 – 2013), Honda City (2004 – 2013), Honda Jazz (2004 – 2014), Honda Odyssey (2004 – 2008), Honda Freed (2009 – 2015) dan Honda Brio (2013 – 2014).

Masih di Indonesia, pada bulan Juli 2020 HPM kembali melakukan recall dengan potensi masalah pada fuel pump atau pompa bahan bakar. Tercatat 9 model yang terdampak mulai dari Brio, Mobilio, Jazz, BR-V, HR-V, CR-V, City, Civic hingga Accord dengan total 85 ribu unit.