Dell’Oro : Ericsson Sedikit Unguli Huawei di Pasar Inti Selular

Dell’Oro : Ericsson Sedikit Unguli Huawei di Pasar Inti Selular

Teknologi – Saat Operator nirkabel di seluruh dunia bersiap untuk menerapkan 5G mandiri di tahun mendatang.Dell’Oro : Ericsson Sedikit Unguli Huawei di Pasar Inti Selular

Mereka berinvestasi dalam arsitektur inti Core selular 5G, Menurut laporan baru dari Dell’Oro Group, Pendapatan pasar jaringan inti selular meningkat sebesar 14% dari tahun ke tahun yang berakhir pada kuartal ketiga 2019.

Dell’Oro juga mengatakan bahwa Ericsson adalah vendor teratas dari jaringan inti selular selama periode ini dengan pangsa pasar 26% lalu ada Huawei 25%, Nokia dengan 15%, ZTE dengan 10% dan Cisco dengan 7%.

Peningkatan investasi operator selular dalam teknologi inti seluler ini tidak terlalu mengejutkan. Operator AS AT&T, T-Mobile dan Verizon semuanya telah mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk menyebarkan 5G mandiri pada 2020 dan 2021.

David Bolan, analis senior di Dell ‘Oro Group, Mengatakan bahwa Ericsson melihat hasil yang kuat selama periode ini karena operator Amerika Utara tersebut, Belum ada yang menerapkan inti mandiri 5G katanya, Tapi semua orang bersiap untuk itu.

Bolan mencatat bahwa kawasan Asia Pasifik menyumbang 35% dari pendapatan inti selular karena banyak operator di kawasan itu bersiap untuk meluncurkan teknologi mandiri 5G.

Dengan lebih dari 50 penyedia layanan yang menawarkan layanan 5G dengan arsitektur 5G NSA kami mengharapkan 5G SA pada 2020 dengan inti 5G, Ucap Bolan.

Bolan juga mencatat bahwa Cisco di tembpat kelima berjuang untuk mendapatkan kesepakatan di luar Amerika Utara.

Namun ia mencatat bahwa Cisco diuntungkan dengan kemenangan besar dalam mobile berkat Rakuten Mobile di Jepang, Rakuten Mobile berencana meluncurkan Jaringan komersialnya pada April 2020.

Keberhasilan Ericcson mengungguki Huawei di pasar inti selular, Tentu merupakan kredit tersendiri bagi Vendor asal Swedia itu mengingat kompetisi di bisnis jaringan terbilang ketat.

Apalagi sebelumnya sejak bertahun-tahun posisi puncak yang dipegang oleh Huawei terbilang cukup kukuh.

Tak dapat dipungkiri tekanan AS yang menilai vendor asal China itu sebagai ancaman keamanan nasional, telah membuat sejumlah negata memutuskan untuk mengesampingkan Huawei dalam pembangunan jaringan 5G.

Ericsson sendiri baru-baru ini mengumumkan telah berhasil meraih perjanjian atau kontrak komersial jaringan 5G ke-100 dengan penyedia layanan komunikasi global.

Ericcson juga mengumumkan secara publik ada 58 kontrak yang di terima dan telah diumumkan secara publik, ada 56 jaringan 5G yang sudah live di lima benua.

Sejak awal agustus 2020, Telekom Slovenije mengumumkan perjanjian kontrak bekerja sama dengan Ericsson sebagai mitra penyedia layanan utama pengembangan Jaringan 5G.

Perusahaan pertama kali mengumumkan secara publik kerjasama 5G operator asal Slovenia itu pada 2014.