Begini Cara Bayar Pajak Mobil Secara Online

Teknologi Otomotif – Melakukan pembayaran pajak kendaraan merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh para pemilik setiap tahunnya, tetapi pada saat pandemi virus corona seperti sekarang tentunya mengunjungi Kantor Samsat terdekat bisa jadi suatu hal yang tidak mudah karena alasan kesehatan. Untuk itu cara pembayaran pajak mobil secara online bisa menjadi salah satu alternatif agar kita tetap menjadi warga negara yang taat pajak.

Membayar pajak mobil via online saat ini semakin praktis untuk dilakukan, dengan cara ini pemilik tidak usah harus repot keluar rumah sebab bisa dilakukan melalui ponsel. Berikut tata cara dan syarat pembayaran pajak mobil secara online:

Syarat bayar pajak mobil online

Untuk melakukan pembayaran via online, pemilik perlu untuk mempersiapkan sejumlah berkas agar transaksi pembayaran valid dan sah.

Mengutip dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, berikut syarat dan ketentuan yang perlu dipenuhi oleh pemilik kendaraan:

– Untuk kendaraan tidak berstatus blokir kendaraan atau blokir data kepemilikan
– Wajib Pajak memiliki nomor telepon dan selular yang aktif (untuk kode pembayaran melalui SMS)
– Wajib Pajak memiliki Nomor Rekening Tabungan dan Kartu ATM di Bank BJB atau Bank BNI atau Bank BCA
– Hanya berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan daftar ulang satu tahun
– Tidak berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan bersamaan dengan perubahan STNK (5 tahunan)
– Masa berlaku pajak yang dapat dibayar kurang dari enam bulan dari tanggal jatuh tempo
– Wajib Pajak adalah orang perseorangan (bukan badan usaha / yayasan / badan sosial)

10 urutan cara membayar pajak mobil secara online

Setelah pemilik kendaraan mengerti akan syarat dan ketentuan apa saja yang diperlukan, lalu hanya dengan menggunakan sebuah smartphone, sudah dapat memulai tahapan pembayaran pajak mobil online dengan cara sebagai berikut:

  1. Download dan install aplikasi Samsat Online Nasional dari Playstore (AppStore belum tersedia)
  2. Buka aplikasi kemudian klik menu ‘Pendaftaran’ untuk memulai proses pembayaran pajak kendaraan
  3. Setelah menekan tombol, akan muncul notifikasi yang bertuliskan “Perhatian, TBPKP/SKPD dan stiker validasi STNK akan dikirimkan ke alamat yang tertera di STNK,”
  4. Ada pilihan untuk setuju dan tidak setuju, jika ingin melanjutkan pembayaran klik tombol setuju. Setelah menekan tombol setuju maka akan muncul form yang harus diisi oleh Wajib Pajak yaitu nomor polisi, NIK, lima digit terakhir nomor rangka, nomor telepon, dan email
  5. Klik menu ‘Lanjutkan’ setelah Anda yakin telah mengisi formulir secara benar
  6. Jika data yang dimasukkan benar maka akan muncul data lengkap mengenai kendaraan yang akan dibayar pajaknya dan jumlah pajak yang harus dibayar
  7. Setelah itu pemilik kendaraan tinggal klik ‘Setuju’ untuk mendapatkan kode pembayaran. Kode pembayaran digunakan sebagai tanda pembayaran untuk alat pembayaran elektronik yang sudah bekerja sama.
  8. Jika kode pembayaran sudah muncul, pemilik kendaraan tinggal membayar menggunakan mesin ATM. Namun perlu diingat, kode pembayaran hanya berlaku selama dua jam.
  9. Setelah melakukan pembayaran, pemilik akan dikirimi E-TBPKP oleh Samsat yang berlaku selama 30 hari sejak hari pembayaran.
  10. Setelah itu dalam waktu 30 hari, pemilik tetap diwajibkan datang ke Samsat untuk mengesahkan STNK dan meminta TBPKP/SKPD asli berdasarkan E-TBPKP atau bukti pembayaran.

Nah, setelah mengetahui cara membayar pajak mobil secara online dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Jadi, pemilik kendaraan bermotor tentunya bisa mempersiapkan segala kebutuhan mulai dari sekarang.

Membayar lebih awal dari batas waktu pembayaran pajak tentu lebih menyenangkan, dan agar tidak lupa yang menyebabkan pemiliknya akan dikenakan denda.