4 Tren dan Teknologi Smartphone di Ajang CES 2020

Teknologi Handphone – Ajang pameran teknologi CES (Consumer Electronics Show) tahun 2020, telah selesai dilakukan. Dimana dalam acara yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat tersebut, membuat para produsen teknologi memamerkan produk smartphone terbaru mereka.

Menjadi salah satu acara yang rutin digelar pada awal tahun, tidak sedikit teknologi terbaru yang dihadirkan dalam ajang tersebut.

Ces juga sering dijadikan sebagai salah satu tolak ukur untuk memprediksikan teknologi terbaru atau model ponsel seperti apa saja yang dapat menjadi tren dalam waktu dekat atau di tahun-tahun mendatang.

Dalam acara CES 2020 yang dilakukan tersebut ada sejumlah perangkat anyar yang diperlihatkan kepada public, mulai dari perangkat dengan harga yang terjangkau, menengah, sampai termahal.

Sehingga smartphone seperti apa yang mencuri perhatian dalam ajang CES tahun ini? Berikut ini sejumlah tren teknologi yang dihadirkan dalam acara CES 2020 tersebut.

1. Ponsel lipat dengan harga lebih murah

Tren ponsel smartphone dengan layar yang dapat dilipat (foldable) mulai keluar pada tahun 2019, dimana saat itu Samsung memperkenalkan smartphone Galaxy Fold.

Huawei, vendor smartphone asal China, juga ikut memperlihatkan smartphone yang menggunakan layar lipat miliknya, yaitu Huawei Mate X pada tahun yang sama.

Kedua ponsel smartphone tersebut dibanderol dengan harga yang sangat tinggi. Di Indonesia, smartphone Galaxy Fold dijual dengan harga berkisar Rp. 30 juta. Tetap pada tahun 2020 ini, tampaknya para vendor smartphone akan mulai memangkas harga dari ponsel smartphone layar lipat mereka.

Dalam acara CES 2020 kemarin, perusahan elektronik yang berasal dari China, TCL, memamerkan prototype smartphone layar lipat dengan menggunakan tiga kamera yang didukung dengan konektivitas 5G. Kabar yang beredar, smartphone tersebut akan dibanderol dengan harga yang lebih mudah berkisar dibawah Rp. 20 juta.

Bahkan TCL dan Samsung dikabarkan akan mengumumkan smartphone lipat generasi selanjutnya yang akan dibanderol sebesar US$ 850 atau sekitara Rp. 11 jutaan.

2. Harga terjangkau untuk Ponsel 5G

Harga smartphone dengan konektivitas 5G memang tidak semahal smartphone layar lipat. Tetapi tetap saja, ponsel smartphone dengan kemampuan jaringan 5G dibanderol lebih tinggi jika dibandingkan dengan smartphone yang menggunakan jaringan 4G.

Tetapi dalam acara ajang CES 2020 tersebut ada sejumlah ponsel smartphone dengan konektivitas 5G yang hadir dengan harga yang lebih terjangkau. Diantaranya merupakan smartphone TCL Pro dengan harga US$ 500 atau sekitar Rp. 6,8 juta serta CoolPad Legacy seharga US$ 400 atau setara dengan Rp. 5,4 jutaan.

Tidak hanya itu saja, Verizon juga memiliki rencana untuk menjual 20 produk ponsel smartphone dengan kemampuan konektivitas 5G pada tahun 2020. Dari 20 produk ponsel tersebut, akan ada sejumlah model yang akan dibanderol dengan harga yang terjangkau yaitu sekitar US$ 600 atau setara dengan Rp. 8 Jutaan.

Ponsel smartphone tersebut akan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga smartphine Samsung Galaxy Note 10 5G dengan harga US$ 1300 atau setara dengan Rp. 17 jutaan.

3. Desain kamera

Teknologi kamera merupakan salah satu hal yang penting untuk sebuah ponsel smartphone. Tetapi bukan hanya soal spesifikasinya saja, desain tampilan serta penempatan lensa tampaknya juga akan menjadi hal yang tidak kalah penting.

Samsung Galaxy Note 10 Lite dan Samsung Galaxy S10 Lite yang diperkenalkan dalam acara CES 2020, keduanya mempunyai sebuah wadah kamera hitam yang berbentuk persegi. Wadah tersebut mempunyai kemiripan dengan yang dimiliki oleh smartphone Google Pixel 4.

Sejumlah pengamat industri mengatakan bahwa Samsung telah mengambil langka yang cukup berani untuk mengalahkan iPhone 11, dimana iPhone tersebut menggunakan desain kamera yang sama.

Bahkan OnePlus Concept One yang merancang desain kamera miliknya untuk dapat menghilang di balik kaca pelindungnya apabila kamera sedang tidak digunakan.

4. Pasar gaming yang menjadi incaran

Hadirnya inovasi smartphone dengan konektivitas 5G akan memberikan keuntungan yang lebih besar untuk industry smartphone gaming.

Dengan menggunakan teknologi jaringan generasi kelima tersebut, para pecinta game akan mendapatkan pengalaman bermain game yang lebih baik dan bagus.

Pasar ponsel smartphone gaming dipercaya bisa mendapat peluang yang lebih besar. Sejumlah perusahaan teknologi saat ini sudah tidak melihat sebelah mata untuk pasar gaming.

Terbukti dari adanya sejumlah teknologi yang hadir secara khusus untuk pasar gaming pada tahun ini. Salah satunya seperti smartphone dengan chipset Snapdragon 765G yang hadir untuk mengisi pasar smartphone gaming dengan segmen smartphone harga menengah.

Tidak hanya itu saja, para vendor smartphone juga mulai membekali ponsel smartphone mereka dengan layar yang mempunyai angka refresh rate 120Hz untuk menampilkan gambar yang lebih bagus.