Percepat Pembangunan Jaringan 5G Hong Kong Tawarkan Skema Subsidi

Teknologi – Ditengah ancaman pandemi kedua Covid-19, Hong Kong meluncurkan skema subsidi untuk mendorong peluncuran layanan 5G. Skema ini melibatkan pendanaan pemerintah hingga 50 persen dari biaya langsung terkait dengan penyebaran proyek 5G, dengan batas HKD500.000 ($ 64.483).

Percepat Pembangunan Jaringan 5G Hong Kong Tawarkan Skema Subsidi

Sekitar 100 proyek yang memenuhi syarat akan disubsidi, dengan pemohon yang memenuhi syarat hanya untuk satu pembayaran, Dalam sebuah pernyataan, Kantor Otoritas Komunikasi (OFCA) Hong Kong, mengatakan: “Entitas atau badan publik dan swasta dipersilakan untuk mengajukan aplikasi untuk proyek yang dapat membawa manfaat substantif bagi bisnis atau sektor terkait melalui penyebaran 5G serta menunjukkan inovasi atau sinergi lintas sektoral.

Insentif keuangan bagian dari inisiatif pemerintah untuk mendorong perekonomian, Karena adopsi awal teknologi 5G akan merangsang inovasi dan meningkatkan daya saing berbagai sektor yang terkena pandemi COVID-19 (Corona Virus) kata agensi tersebut.

OFCA mengatakan akan menerima aplikasi hingga 30 November dan memberikan subsidi berdasarkan siapa yang datang pertama, Dilayani pertama, Sebelumnya tiga operator di bekas koloni Inggris itu masing-masing HKT, 3 HongKong dan China Mobile HongKong, Memperkenalkan layanan 5G pada 1 April saat regulator merilis spektrum 3,5 GHz.

Seiring dengan SmarTone, Operator mengakuisisi 200MHz spektrum 3.5GHz untuk HKD1 Milliar pada pertengahan Oktober 2019, Virus Corona yang sudah menjadi ancaman bagi seluruh negara-negara di dunia tak menyurutkan rencana HKT untuk segera meluncurkan teknologi 5G di HongKong, Operator terbesar di HongKong itu merinci rencana untuk meluncurkan layanan 5G di beberapa wilayah pada 1 April sekaligus menjadikannya sebagai operator pertama yang menawarkan teknologi generasi berikutnya.

Pada fase awal, HKT mengatakan jangkauan akan mencapai 11 dari 18 distrik di wilayah itu, termasuk Causeway Bay, Admiralty dan Central. Kemudian diperluas ke semua distrik dan jalur kereta bawah tanah utama dalam beberapa bulan mendatang.

Grup Managing Director HKT Susanna Hui, mengatakan bahwa kepemilikan spektrum 5G sangat substansial bagi operator.

“Infrastruktur yang didukung serat yang luas membuatnya ditempatkan dengan baik untuk memberikan pengalaman yang berbeda. BTS-nya yang baru akan terhubung ke jaringan inti dengan serat optic,” ujar Susanna.

Otoritas Hong Kong diketahui telah menyelesaikan tiga lelang spektrum 5G terakhir pada November 2019, HKT membayar HKD 199,5 juta ( $ 25,7 juta) untuk 30MHz spektrum mid-band, Menambah 40MHz di pita 4,9GHz dan 200MHz 3,5 yang didapat sebelumnya itu juga dianugrahi 400MHz di 26Ghz dan 28GHz band yang secara administratif ditugaskan oleh pemerintah pada bulaan Maret 2019.

Sebagai tahap awal, HKT akan menawarkan paket data bulanan mulai dari HKD198 untuk data 8GB, Perlombaan 5G memang tengah terjadi di HongKong pada Desember 2019 pesaing terdekat HKT, China Mobile HongKong melakukan tes jaringan 5G mandiri (SA) setelah memasang stasiun pangkalan yang mendukung SA dan non-mandiri (NSA) di pusat inovasi 5G.

Sementara itu SmarTone operator terbesar keempat diwilayah tersebut menyebut Ericsson sebagai Vendor peralatan 5G satu-satunya pada bulan Maret 2019 perusahaan memulai uji coba lapangan 5G pada pita 3,5GHz.

Operator, yang tidak mengumumkan tanggal peluncuran, mengatakan akan menjadi operator pertama di Hong Kong yang menggunakan teknologi berbagi spektrum Ericsson, memungkinkan pembagian frekuensi 4G dan 5G secara dinamis.