Pengguna Zoom di China Akan Dibatasi

Teknologi Media – Sejak pandemi COVID-19 aktivitas yang biasa dilakukan diluar rumah sementara waktu berpindah di rumah seperti belajar dan beribadah.

Pengguna Zoom di China Akan Dibatasi

Untuk menunjang aktivitas itu aplikasi teleconfrence seperti zoom menjadi solusi, Sehingga tidak mengherankan jika pengguna zoom mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Dan guna menghindari pengguna yang membanjir di platform tersebut Nikkei pertama kali melaporkan, Seperti dikutip The Verge pembatasan akun zoom individu di chinna ini kerena adanya persyratan peraturan di negara tersebut.

Zoom akan membatasi pendaftaran pengguna baru di Chinna daratan dan saat hanya untuk pengguna perusahaan atau korporat, Namun pengguna akun gratis di daratan utama Chinna tetap bisa mengikuti konferensi video yang diadakan pengguna terdaftar.

Sementara itu pengguna terdaftar dibatasi hanya untuk pelanggan kkorporat yang mendaftar melalui perwakilan penjualan resmi, Paparan di Chinna menjadi perhatian khusus di kalangan media terutama setelah muncul laporan data dialihkan melalui server di Chinna Rishi Jaluria Analis dari Da Davidson.

Zoom juga sedang berada di bawah pengawasan Amerika Serikat dan China akibat adanya perang dagang, Seperti diketahui, popularitas Zoom meningkat setelah banyaknya kebijakan lockdown yang diberlakkan di beberapa negara. Namun, Zoom menghadapi banyak kritik dari para pakar dan pengguna keamanan dunia maya atas sejumlah masalah privasi.