LG Akan Meluncurkan Smartphone 5G Dengan Merek Baru

Teknologi Handphone – Pandemi Virus Corona memang membuat kinerja brand-brand smartphone babak belur penjualan diprediksi turun drastis karena konsumen lebih banyak berada dirumah dalam melakukan segala aktifitas, Meskipun demikian hal itu tidak menyurutkan vendor untuk meluncurkan smartphone 5G yang di prediksi akan happening pada tahun ini.

LG Akan Meluncurkan Smartphone 5G Dengan Merek Baru

Salah satu brand yang mengkonfirmasi peluncuran smartphone 5G dalam waktu dekat adalah LG. Brand asal Korea itu itu kemungkinan akan meluncurkan smartphone baru yang mendukung 5G dan lebih murah dibawah nama merek baru pada bulan depan.

Dilansir dari Korea times smartphone tersebut akan lebih murah dibandingkan smartphone premium Galaxy S20 Samsung yang sudah enable 5G, tetapi akan menampung semua fitur yang diharapkan dimiliki smartphone unggulan.

Selain mempercepat waktu peluncuran, perusahaan juga mengumumkan bahwa mereka akan membuang merek G, yang telah lama digunakan untuk seri smartphone premium, namun tetap mempertahankan merek V untuk jajaran produk unggulan.

Ponsel pintar ini diharapkan dapat menggunakan prosesor Snapdragon 765 atau 765G berkemampuan Qualcomm apa pun. Perangkat ini mungkin dilengkapi dengan aksesori lampiran layar ganda.

Demi merebut animo pasar, LG juga dikabarkan akan meningkatkan desain dalam upaya untuk menghidupkan kembali ponsel Chocolate yang pernah berjaya dan menjadi varian terlaris ponsel LG.

Sementara itu, dalam paparan kinerja perusahaan, LG Electronics memperkirakan kenaikan dua digit dalam laba operasi untuk kuartal pertama 2020, dengan penjualan akan turun sedikit karena dampak Covid-19 (coronavirus).

Dalam pengumuman pendapatan awal yang dikeluarkan hari ini (8 April), vendor Korea Selatan memperkirakan laba operasi akan melonjak 21,1 persen tahun-ke-tahun menjadi KRW1,1 triliun ($ 901,5 juta) dan pendapatan konsolidasi turun 1,2 persen menjadi KRW14,7 triliun.

Kwon Sung Ryul seorang analis di DB Financial Investment mengatakan kepada Yonhap News Agency bahwa keterlambatan dalam merilis model ponsel cerdas baru dan penurunan penjualan dapat menyebabkan kerugia KRW200 miliar untuk divisi komunikasi selular.

Ini akan berada di level yang sama seperti pada kuartal pembukaan 2019, ketika perusahaan membukukan kerugian operasional sebesar KRW203,5 miliar.

Kantor berita mencatat pertumbuhan laba LG Electronics, didorong oleh bisnis peralatan rumah tangga, akan menjadi yang terbesar sejak Q1 2018. Namun memperingatkan bahwa kinerja LG bisa turun tajam pada kuartal kedua setelah perusahaan merasakan dampak penuh dari tindakan penguncian di pasar global.

LG Electronics tidak merilis angka laba bersih atau membagi hasil berdasarkan kinerja per divisi. Perusahaan baru akan mengumumkan penghasilan terperinci pada akhir bulan ini.