Bertambah Lagi Negara yang Tunda Lelang Spektrum 5G

Teknologi – Regulator telekomunikasi Polandia memutuskan untuk menunda lelang spectrum 5G tahap pertama karena pengetatan pemerintah yang dirancang untuk mengatasi penyebaran virus coronona.

Polandia awalnya meminta penawaran awal dari perusahaan telekomunikasi yang tertarik untuk memperoleh spektrum dalam pelelangan pada 23 April, tetapi batas waktu akan terlewati karena pandemic. Tidak ada detail lain dan tidak ada indikasi jadwal baru dari regulator selain keputusan menyangkut penundaan tersebut.

Kami terkejut karena semua tanda-tanda sebelumnya dari pihak regulator sedemikian rupa sehingga pelelangan akan sesuai jadwal, Kata Wojcieh Jabczynski, juru bicara Orange polska, Unit Orange Perancis, Operator Telekomunikasi lain tidak segera dapat berkomentar.

Otoritas Polandia sebelumnya telah mengkonfirmasi kasus Corona Virus petamanya pada awal Maret dan jumlah yang terinfeksi telah berkembang menjadi 8,214 sejak itu pada 12 Maret Polandia mengatakan akan mengumumkan keadaan ancaman epidemi.

Keputusan Polandia menunda lelang spectrum 5G mengikuti langkah beberapa begara Eropa yang telah mengambil kebijakan tersebut, Seperti dilakukan di Spanyol, Negeri yang terletak di Eropa Barat itu memilih menunda lelang spectrum 5G yang sebelumnnya sudah direncanakan karena wabah Corona Virus.

Sebelumnya sebagai dari upaya seluruh Eropa untuk mempercepat peluncuran internet super cepat sekaligus memperluas jangkauan, Spanyol telah membebaskan ruang dalam pita 700 MHz, Dengan beralih dari telvisi terestrial analog ke digital pada 30 Juni 2019.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Spanyol, pandemic corona virus merupakan force majeure, sehingga tidak mungkin memenuhi tenggat waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Madrid telah menjelaskan kepada otoritas Uni Eropa di Brussels bahwa mereka akan menetapkan tenggat waktu baru untuk pita 700 MHz tergantung pada tanggal berakhirnya tindakan darurat termasuk pembatasan pergerakan orang.

Selain Spanyol, Austria juga telah menunda lelang 5G yang direncanakan pada minggu lalu. CEO dari grup Prancis Iliad juga mengatakan bahwa Prancis kemungkinan akan menemui nasib yang sama.