Menemukan Bug Pada POnsel OnePlus, Akan di Berikan Imbalan Rp 97 Juta

Teknologi, Teknologi Handphone – Vendor ponsel asal China, OnePlus, baru saja membuat program bug bounty. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan keamanan semua ekosistem OnePlus dan memberikan penawaran insentif yang mencapai ribuan dolar buat yang bisa menemukan bug tersebut.

Diambil dari Phone Arena, Sabtu (21/12) program tersebut bernama OnePlus Security Research Center (OneSRC). Tidak tanggung-tanggung sekali jumlah insentif yang akan diberikan mencapai USD 7.000 setara dengan Rp 97 Juta.

Namun nominal tersebut hanya tersedia bagi “kasus yang khusus”. Sebagian besar bug yang berhasil dilaporkan bisa mendapatkan USD 500 – 1.500, itu tergantung pada ukuran dan tingkat keparahannya.

Program bug bounty ini terbuka buat semua peneliti dari seluruh latar belakang yang ingin membantu untuk mengamankan akosistem OnePlus.

Langkah OnePlus ini sebenarnya tidak mengejutkan sama sekali, mengingat beberapa tahun terakhir keamanan pada produk tersebut sempat terkompromi juga.

Katakan saja pada tahun 2017 ketika ditemukannya celah backdoor pada beberapa ponsel OnePlus yang memungkinkan sofware berbahaya buat menerobos keamanan ponsel. Kemudian pada tahun 2018, situs OnePlus sempat diretas yang kemudian membuat semua detail kartu kredit milik 40.000 pengguna terancam mengalami bahaya.

Sukurnya sekali, ponsel flagship terbaru mereka, OnePlus 7 tidak dilaporkan mempunyai celah keamanan sebesar kasus yang sebelumnya. Program bug bounty ini pastinya sangat diharapkan bisa di deteksi bug dan celah keamanan sebelum berhasil dilakukan eksplitasi pihak tidak bertanggung jawab.