Investasi Mobil Listrik di Indonesia Belum di Perimbangkan VW

Teknologi, Teknologi Mobil – Terdapat beberapa mobil merek Jepang, China dan Korea Selatan belakangan ini menunjukkan keseriusannya pada pasar Indonesia dengan memberikan suntikan investasi besar. Paling ramai menjadi pembicanggan belakangan ini, Hundai telah mengalokasikan dana investasi tersebut dalam dua tahap di mana tahap keduanya yaitu lokalisasi mobil listrik.

Hiruk – piruk penanaman modal baru di Indonesia bersama mereka Jepang, China dan Korea Selatan ini semakin menenggelamkan pabrikan Eropa di Indonesia. Hingga sekarang ini belum ada mereka Eropa di Indonesia yang mengatakan niatnya untuk membuat pengembangan ataupun produksi mobil listrik pada dalam negeri.

Melihat langkah dari para pesain yang berasal dari Asia itu, Volkswagen di Indonesia tidak merasakan adanya desakan untuk turut berpatisipasi dalam investasi pula.

“Mereka kan baru saja membicarakannya saja kita belum ada melihat realisasinya. Jika pabrikan kita sudah ada tinggal pendulu bagaimana pergerakan mobil elektrik itu sendiri pada pasar. Kita tidak ingin menjadi hambatan karena kita memiliki induk di Jerman karena mereka semua elektrik udah siap baik VW serta Audi,” kata Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor, Jonas Chendana, Senin (16/12).

Jonas juga berkata bahwa belum ingin menambahkan invesatasi tersebut tidak menyebabkan VW mengalami ketinggalan. Belum terbentuknya pasar mobil listrik di Indonesia disinyalir menjadikan VW masih tenang – tenang saja untuk menghadapi hal tersebut.

“Tinggal nanti perkembangan di pasar di Indonesia. Namun kita secar VW global kita sudah antisipasi karena buat VW di global elektrifikasi menjadi full konsentrasi,” pungkasnya.

Secara global seperti yang Jonas sampaikan, VW memang begitu serius melakukan transmigrasi ke mobil listrik sesudah terkuaknya skandal dieselgate. Diambil dari autoevolution, buat mobil hybird Volkswagen juga merencanakan akan mempunyai setidaknya 60 model. Hal tersebut terkesan Volkswagen menomordukan hybird.

Rencana besar Volkswagen ini bukan tanpa adanya alasan. Karena menurut dari pabrikan Jerman ini, pada 10 tahun ke depan mobil listrik akan menjadi pilihan utama. Seiring dengan pertumbukan infrastruktur yang sangat baik, serta harga jual yang sangat bersahabat sekali. Begitu juga dengan regulasi – regulasi yang mendukung pertumbukan kendaraan listrik pada berbagai negara di dunia.