Ekspedisi Mobil tenaga Surya yang di luncurkan Mahasiswa (ITS)

Teknologi, Teknologi Otomotif – Pada tahun lalu, Para Mahasiswa (ITS) membuat sebuah ekspedisi perdana dengan menempuh perjalanan dari Jakarta hingga ke bali.

Diluncurkan oleh para Mentri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yaitu Muhammad Nasir dengan waktu yang bertepatan pada hari kemerdekaan Indonesia. Widya Wahana akan membuat Mobil tenaga surya yang sanggup menempuh perjalanan jarak jauh.

Dalam peluncuran Mobil tersebut, Nasir mengucapkan selamat dan sukses selalu bagi inovatif yang pada nantinya juga akan di daftarkan di ajang lomba World Solar Challange.

Nasir Juga Ingin berharap bahwa Inovasi dari Mobile Tenaga Surya Ini di hargai dan Bisa di serap oleh para industri Mobil atau Otomotif.

Ia juga mengatakan bahwa dunia sudah mulai melirik surya yang bisa di jadikan sebagai sumber Energi kendaraan. Beberapa waktu silam, Swiss meluncurkan Pesawat tenaga surya Solar Impluse, juga sempat di ujicoba untuk menyeberangi Samudera Pasifik dari Tokyo ke Honolulu dan akhirnya sukses.

Yusuf Alif selaku mahasiswa Teknik Perkapalan ITS menjadi Manager Desain dalam rekayasa Widya Wahana V, Mobil diperkirakan akan menempuh jarak dari Jakarta ke Denpasar hanya dalam waktu 5 Hari.

“Mobil akan berhenti di Semarang, Surabaya, Bayuwangi, dan Denpasar. Kebetulan sekali di semarang sudah ada janji acara dengan Gubernur,” Kata Alif.

Ada lagi salah satu Anggota Elektrik yaitu bernama Ayuning Fitri Desanti, Ia mengatakan bahwa secara teoretis Mobil bisa Berjalan dengan Maksimal kecepatan 90 KM/Jam.

Memiliki Daya penuh, Mobil berkapasitas baterai 15 KWh ini secara Teoris bisa melaju nonstop selama 4 jam dengan kecepatan maksimum.

Masih di katakan oleh Widya Wahana V, Mobil Hybrid ini untuk pengisiannya tidak sampai 100% dengan tenaga surya, Mobil ini juga masih membutuhkan Tenaga Listrik.

Desanti juga menyatakan bahwa itu semua terkait dengan efisiensi panel surya. “Bisa saja kita dapat semua dari panel surya, tetapi butuh waktu yang cukup lama. Kalau Listrik hanya 2 jam, Kalau Panel surya dua kali lipatnya,”

Untuk menjadikan Mobil tenaga surya yang bisa dipakai sehari hari bisa mengupayakan panel surya yang lebih Efisien dan daya mobil rendah.