Negeri Asing Makin Kesengsem Dengan Mobil ‘Made in Indonesia’

Teknologi, Teknologi Mobil – Utuh angka ekspor alias Completely Build Up (CBU) mobil yang diproduksi di dalam negeri terus menunjukkan tren positif dalam dua bulan terakhir.

Jika pada bulan Juli 2019 ada sekitar 31 638 unit mobil yang diproduksi di Indonesia dikirim ke luar negeri, pada bulan Agustus, jumlahnya meningkat menjadi 36 401 unit seperti yang tercantum dalam distribusi ekspor data Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo).

Jumlah tersebut juga bisa dibilang yang terbesar di 2019. Untuk informasi, enam bulan sebelumnya rata-rata per bulan, hanya sekitar 22 ribu unit mobil diekspor ke berbagai negara utuh.

Dengan demikian, total seluruh 2019 ada 205 791 unit mobil telah diberi label ‘Made in Indonesia’ ayunan luar negeri. Gaikindo sendiri target untuk mengirim 300.000 mobil buatan Indonesia ke luar negeri tahun ini.

Tentu saja, dengan empat bulan sisa waktu itu masih target masih cukup realistis, terutama ketika prestasi terus meningkat. Selain itu, ada dua produsen Cina baru-baru ini juga mengumumkan akan mengekspor mobil yang diproduksi di Indonesia di luar negeri.

Saat ini, mobil buatan Indonesia yang diekspor ke berbagai negara. Setidaknya 80 negara di dunia menerima mobil yang dibuat di Indonesia.

“Data Bank Indonesia, pada 2017 nilai ekspor otomotif menempati posisi ke-8 dari komoditas ekspor non-migas Indonesia dan mencapai nilai 7,1 miliar dolar. Komitmen industri otomotif Indonesia akan tercermin dalam hal teknologi dan produk dari industri otomotif yang diekspor ke berbagai negara, “kata Ketua John Nangoi Gaikindo baru-baru ini.