Akibat Kamera Ganda, Apple Dituntut Lagi

Teknologi, Jakarta – Apple kembali harus menghadapi gugatan pelanggaran paten. Kali ini dari perusahaan teknologi kamera bernama Corephotonics.

Perusahaan yang berbasis di Israel telah mengajukan gugatan terhadap Apple, mengklaim bahwa teknologi dual-kamera pada iPhone saat ini melanggar beberapa patennya.

Kedua belah pihak telah saling berhubungan di masa lalu. Mereka bahkan sepakat untuk bekerja sama. Pergerakan dimulai pada 2012, Corephotonics mendiskusikan detail modul kamera ganda dengan tim teknis Apple. Perusahaan bahkan memberi Apple akses ke lensa telefoto lima komponen pada waktu itu.

Kemudian, pada tahun 2014, Apple memperoleh akses ke tabel dan lensa uji, termasuk simulator aplikasi dan model sistem prototipe sistem. Tetapi kemudian kedua belah pihak tidak bekerja sama lagi sampai gugatan muncul.

Corephotonics merasa bahwa apa yang mereka berikan kepada Apple sangat penting untuk mengembangkan modul kamera yang tersedia di iPhone saat ini. Tanpa kesepakatan, Apple meluncurkan ponsel dual kamera iPhone 7 Plus pertama pada tahun 2016.

Meskipun para pejabatnya mencoba menghubungi Apple untuk mengulangi negosiasi sebulan sebelum peluncuran iPhone 7 Plus, tetapi mereka terhenti.

Setelah memeriksa modul kamera untuk iPhone 7 Plus dan iPhone 8 Plus, Corephotonics akhirnya mengajukan gugatan pada November 2017. Mereka mengatakan teknologi zoom pada kedua ponsel menggunakan paten mereka.

Jangan berhenti di situ, gugatan kedua diajukan lagi pada April 2018 setelah peluncuran iPhone X. Klaim tetap sama. Dengan demikian, gugatan terbaru yang membahas tentang iPhone XS dan XS Max.

Untuk mengetahui nama Corephotonics bisa terasa aneh di telinga. Namun perusahaan ini berada di belakang teknologi Oppo 10x Zoom. Juga dikabarkan bahwa perusahaan tersebut diakuisisi oleh Samsung dengan harga USD 150 juta, meskipun tidak satupun dari mereka memberikan pernyataan resmi tentang hal itu.