Menjaga Motor Injeksi Lebih Mudah Ketimbang Motor Karbu

Teknologi, Teknologi Motor – Setiap motor yang dipasarkan sekarang ini telah menggunakan Electronic Control Unit (ECU) yang menggantikan peran Capacitor Discharge Ignition (CDI) yang ditemukan pada sistem pengapian motor karburator.

Meskipun ECU telah dianggap sebagai teknologi yang canggih, kenyataannya penggunaan komponen tersebut justru memudahkan dalam melakukan perawatan berkala motor. ECU Memudah mekanik untuk menemukan kendala pada motor yang hanyaa dengan membaca indikator yang disampaikan tersebut.

“Sebenarnya perawatan injeksi tersebut lebih mudah karena kita tanpa membuka karburator hanya melakukan reset ulang selama stel klep kecuali terdapat kerusakan pada motornya kita bersihkan,” ucap Service Advisor Honda Tunas Dwipa Matra, Zainal Abidin ketika ditemui di bengkelnya.

ECU pun merupakan komponen motor yang bisa dikatakan cukup jarang ditemukan mengalami kerusakan. Tapi jika terjadi, seringkali bagian ini sukar diperbaiki sehingga jalan yang harus ditempuh tidak lain menggantikannya.

“Kerusakan sebenarnya jika tidak ada kabel yang putus atau terkelupas tidak menjadi masalah. Namun ECU tersebut ada yang bisa diperbaiki ada yang tidak,” sambung Zainal.

Ciri-ciri motor bersistem pengapian injeksi jika mengalami kerusakan pada ECU yaitu ketika motor mogok.

“Jika permasalahan paling dicek motor brebet atau mogok, di bengkel umum tidak begitu memahami. Sebenarnya ECU yang jebol,” ucap Zainal.

Dalam merawat motor injeksi pun sebenarnya tidak harus di bengkel yang resmi selama montir yang bertugas bisa membaca indikator kode kerusakan yang disampaikan oleh ECU.

“Sebenarnya aman dimanapun tetap bisa. Dia itu harus tau untuk membaca kode kedipan kodenya. Dia harus tahu cara untuk membacanya itu kode berapa yang mengalami kerusakan,” tandas Zainal.