Model Terbaru Daihatsu Tidak Banyak Namun Bisa Bertahan di Nomor 2, Apa Rahasianya?

Teknologi, Teknologi Mobil – Pasar Mobil di Indonesai dikuasai oleh dua merek besar Jepang, yaitu Toyota dan Daihatsu. Pada tahun 2018, dua merek tersebut menjadi raja penjualan yang mengisi peringkat satu dan dua. Pada Januari – Mei 2019 pun, mau Toyota ataupun Daihatsu masih menjadi yang terpopuler.

Jika Toyota yang penjualannya begitu banyak, mungkin tidak aterlalu heran. Karena merek ini memiliki line-up model yang mengisi pada setiap segmen, dimulai pada mobil LCGC, city car, hatch back, sedang, low MPV, MPV, medium SUV, SUV, hingga crossover. Bandingkan dengan Daihatsu yang memiliki sedikit model, dan pada tahun ini juga tidak banyak model baru yang keluar.

Lantas apa penyebab penjualan Daihatsu tetap tinggi sejak Januari 2019 ini?

“Secara angka retail, sejak Januari 2019 penjualan Daihatsu memang selalu menjadi nomor dua. Mengapa bisa seperti itu? jadi walaupun produk kami tidak banyak, namun modelnya sangat cocok sekali untuk pasaran Indonesia,” ucap Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, di Sarawak, Malaysia, beberapa saat lalu.

Amel menyampaikan kemblai, Daihatsu selalu melakukan produksi mobil berdasarkan kebutuhan konsumen di Indonesia. “Sejak R n D, kami selalu melakukan survei untuk bisa mengetahui kebutuhan masyarakat Indonesia. Dan kami memiliki 24 jenis jalan yang ada di Indonesia. Jadi mobil keluaran Daihatsu seharusnya yang paling mengerti bagaimana Indonesia,” sambung Amel.

“Dengan karena itu di Indonesia diterima dengan baik, biarpun modelnya tidak banyak. Merek lain kan modelnya cukup banyak, namun mereka membuatnya bukan untuk pasaran Indonesia. Umumnya pasar global, baru dimasukkan ke Indonesia. Itu salah satu kunci sukses Daihatsu, meski hal tersebut adalah ketersediaan diler dan layanan bengkel di seluruh Indonesia.

“Jadi outlet kami dapat memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Sekarang ini jumlahnya sudah ada 240 unit dan umumnya 3S (Sales, Spare Part dan Service). Setiap daerah namanya sales Point. 3S diberikan dengan mobile service yang akan selalu melayani checking 1.000 checking 10.000 Km dan dapat dijemput ke rumah,” uangkapnya.

Faktor lain yang juga tidak kalah penting pendapat Amel, adalah kuatnya brand Daihatsu di Indonesia karena telah hadir di Tanah Air sejak puluhan tahun yang lalu.

“Membuat mobil di Indonesia bukan untuk setahun dua tahun saja, namun puluhan tahun. Bisa 10 hingga 20 tahun. Untuk dapat membuat mobil seperti itu harus piece of mind. Dan Daihatsu telah main sejak tahun 1970-an, jadi sudah cukup panjang sekali,” ucap Amel.