Militer Rusia Meninggalkan Windows dan Beralih ke Astra Linux

Teknologi, Jakarta – Militer Rusia telah minggalkan penggunaan Sistem Operasi (OS) Windows buatan Microsoft. OS yang bernama Astra Linux itu pun sudah dipersiapkan untuk menjalankan sistem militer pada negara tersebut.

Dilansir dari ZDNet, Sabtu (01/06) pihak berwenang Rusia sudah mulai bergerak mengimplementasikan rencana mereka untuk menggantikan Windows ke Astra Linux yang dikembangkan dengan lokal.

Implementasi ini tidak lepas dari Russian Federal Service for Technical and Export Control (FSTEC) yang sudah memberikan izin keamanan “spesial importance”, di mana hal tersebut diartikan OS ini bisa digunakan untuk menangani informasi pemerintah RUsia yang memiliki tingkat kerahasiaan tertinggi.

Sebelumnya, pemerintah negeri Beruang Merah tersebut menggunakan OS Windows khusus yang sudah dimodifikasi, diperiksa dan disetujui untuk dipergunakan.

Jadi, apa itu Astra Linux?

Astra Linux adalah OS turunan dari Debian yang dikembangkan terus oleh perusahaan Rusia RusBITech sejak lebih dari sedekade yang lalu.

Pada awalnya, RusBITech mengembangkan OS untuk digunakan pada pasar swasta Rusia, namun perusahaan kemudian memperluas ke sektor pemerintah lokal yang berlajut menjadi begitu populer pada kalangan kontraktor militer.

Dalam beberapa tahun lalu, OS ini menerima sertifikasi untuk menangani informasi pemerintah RUsia yang dilabeli “secret” dan “top secret”, dua tingkatan kerahasiaan data yang terletak di bawah “special importance” pendapat hukum Rusia.

Sejak waktu itu, Astra Linux secara perlahan-lahan masuk ke lembaga pemerintah dan sekarang ini digukana di Russia National Center for Defence Control, di antara berbagai lembaga pemerintah dan militer lainnya.

Dengan berpindahnya OS Windows ke Astra Linux ini juga tidak luput dari ada kekhawatiran jika windows yang notebene diciptakan oleh perusahaan asal AS, ada menyembuyikan semacam teknologi ‘backdoor’ dalam OS-nya itu yang bisa disalahgunakan intelijen AS guna memata-matai operasi pemerintah Rusia.