Menggunakan Bajaj Untuk Mudik, Bahaya kah?

Teknologi, Teknologi Motor – Ada beberapa alat transportasi yang bisa digunakan untuk mudik lebara. Tapi tidak semua jenis kendaraan bermotor asal mempunyai ban dan bisa mengangkut orang aman digunakan pada perjalanan mudik lebaran ini.

Salah satu kendaraan yang tidak biasanya digunakan untuk mudik yaitu motor roda tiga seperti bajaj. Bajaj biasanya digunakan sebagai mobilitas angkutan umum dalam kota sehingga tidak direkomendasikan penggunaan sebagai jalan antar kota.

“Jika berhubungan tentang keselamatan, bajaj tidak boleh digunakan untuk perjalanan ke luar kota sebab memiliki kapasitas yang kecil,” ucap Dirctor Training Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, Jumat (31/05).

Sony mengatakan bahwa konstruksi rakitan bajaj tidak bisa menopang kebutuhan mudik yang biasanya mengangkut beban yang lebih. Kelebihan beban jelas sekali bisa mengurangi durabilitas bajaj dan menganggu kenyamanan serta keselamatan perjalanan.

“Muatan barang yang bisa diangkut Bajaj tidak bisa terlalu berat. Kemudian part kendaraan tersebut bukan untuk pengangkutan barat berat, ringan saja,” ucap Sony.

Selain mengenai masalah beban dan ketahana bajaj, performanya juga tidak bisa disamakan dengan kendaraan penumpang lainnya seperti mobil. Bajaj yang dipergunakan untuk jalanan bagus dalam kota akan kesulitan jika melewati medan yang sluit di jalur tertentu.

“Kemudian bajaj juga digunakan di kota jalan kota yang jalannya flat atau lurus. Tidak efesien jika melalui jalanan offroad yang bukan medannya,” sambung Sony.

Tidak hanya dari pihak keselamnatan saja, regulator lalu lintas melalui Polda Metro Jaya juga menyampaikan hal senan atas penggunaan bajaj tidak diperbolehkan untuk ke luar kota. Secara hukum sendiri bajaj tidak diizinkan melakukan operasi di luar wilayahnya.

“Bajaj merupakan transportasi publik dalam kota yang memiliki keterbatasan dalam trayeknya, jarak tempuh dan waktu tempuhnya. Sehingga tidak disarakan untuk melakukan transportasi antarkota dan antarprovinsi. Jadi sangat tidak dibenarkan bajaj melakukan jalan keluar dari trayek dan wilayah hukum operasionalnya. Kesimpulannya, kendaraan bajaj tidak untuk melakukan transportasi mudik lebaran 2019,” Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro jaya, Kompol Muhammad Nasir, Jumat (31/05).

Meski begitu, polisi hanya bisa memberikan imbuat terkiat dengan penggunaan bajaj ketika mudik lebaran. Pihaknya juga mengatakan tidak menilang bajaj yang digunakan mudik, sebab bajaj tidak diatur dalam udang-udang lalu lintas.

“Pada penggunaan bajaj itu sendiri diatur oleh trayeknya dan peruntukan dari kendaraan tersebut,” ucap Nasir.