Si Pendiri Usul Facebook Dipecah, Namun Ditolak Mentah-Mentah

Teknologi, Teknologi Media – Salah satu co-founder Facebook, Chris Hughes, memberikan saran agar jejaring sosial tersebut dipecah menjadi beberapa perusahaan. Hughes mengusulkan agar perusahaan yang berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat tersebut dibagi menjadi tiga, yaitu Facebook sendirim WhatsApp dan Instagram.

Bagi Hughes, Mark Zuckerberg selaku CEP Facebook mempunyai kekuasaan yang tidak dikendalikan dan pengaruhnya sudah sangat jauh. Ia pun mengaku marah ketika melihat Zuck fokus mengenai pertumbuhan perusahaan dan membuatnya demi mengorbankan keamanan serta peradaban demi klik dari si pengguna internet.

Facebook sendiri memang dapat dikatakan sudah menjadi media sosial terbesar di dunia. Ia mempunyai lebih dari 2 miliar pengguna di seantore Bumi.

Selain itu, bagi WhatsApp dan Instagram juga masing-masing telah memiliki lebih dari 1 juta pengguna. Sekedar informasi, Facebook membeli WhatsApp pada tahun 2014, sedangkan Instagram diakuisisinya dua tahun sebelumnya.

Saran dari Hughes langsung direspon cepat Facebook. Nick Clegg mengatakan juru bicara dari jejaring sosial tersebut menolak masukkan dari Hughes untuk membelah Facebook menjadi tiga perusahaan yang berbeda.

“Facebook sendiri memahami bahwa sukses mendatangkan tanggung jawab yang tinggi. Namun anda tidak dapat memaksakan tanggung jawab dengan usulan dalam memecah perusahaan Amerika Serikat yang sukses,” pungkasnya, seperti di ambil dari Reuters, Jumat (10/05).

“Akuntabilitas dari perusahaan teknologi hanya bisa dicapai dengan memperkenalkan aturan baru terhadap internet secara saksama. Ini yang benar-benar diusulkan oleh Mark Zuckerberg,” tambahnya.

Berhubung dengan hal tersebut, Zuck sendiri dijadwalkan untuk bertemu langsung kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk berdiskusi mengenai regulasi internet. Pertemuan tersebut akan berlangsung pada hari JUmat (10/05/2019) waktu setempat.