Strategi Google Duo untuk Berhadapan Dengan Video Call WhatsApp cs?

Teknologi, Jakarta – Google Duo bisa dikatakan memiliki persaingan yang begitu sengit di ranah layanan Video Call, di antaranya yaitu WhatsApp dan Line. Bagaimana strategi Google untuk bisa menghadapinya?

Mengenai hal tersebut, Communications Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan menyampaikan bahwa dalam pengembangan produk yang terbaik dan relevan menjadi upaya Google untuk bisa menghadapi persaingan tersebut.

“Jika dari kompetisi, prinsip Google yaitu develop produk terbaik. Sebisa mungkin do our best dalam mengembangkan produk relevan dan menjawab seluruh kebutuhan,” ucap Felicianan ketika ditemui di kantor Google Indonesia, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Felliciana tidak ingin menjelaskan secara rinci lanjutan dari strategi tersebut. Dalam mengembangkan dan menjawab seluruh kebutuhan masyarakat tetap menjadi perioritas utama mereka. Ia juga menjelaskan kalau setiap pemain bisa menyasar segmen dan pasarnya masing-masing.

“Kita tidak ingin misalkan menjadi kompetitif, lawan ini, tidak. Semua memiliki hak untuk pasaran tersendirinya,” paparnya/

Indonesia tercatat sebagai salah satu basis pengguna Google Duo. Secara global, jumlah dari pengguna Google Duo di Indonesia bahkan hanya kalah dari Amerika Serikat dan India.

Pun demikian, patut diingat bahwa popularitas tidak menjadi jaminan langgengnya layanan messanging sebagaimana tercerminnya dari konfirmasi akan dihentikannya BBM. Layanan yang sempat dikenal dengan BlackBerry Messenger itu dulu begitu sangat populer di Indonesia, namun kini akhirnya BBM akan menutup dirinya pada akhir bulan april ini tepat nya pada tanggal 31 April.